Jemanden auf die Palme bringen. To drive someone up the wall.
Penjelasan dalam Bahasa Indonesia dan Jerman: Frasa "Jemanden auf die Palme bringen" dalam bahasa Jerman berarti "membuat seseorang sangat marah" atau "menyebabkan seseorang merasa terganggu." Frasa ini secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai "membawa seseorang ke pohon palem." Dalam konteks ini, pohon palem melambangkan tempat yang tenang, dan ketika seseorang di "bawa ke pohon palem," berarti mereka sudah sangat tidak sabar atau frustrasi.
*Pelafalan:* [ˈjeːman̩dən aʊ̯f diː ˈpalmə ˈbʁɪŋən] Contoh dalam Kalimat: 1. "Mein Chef bringt mich auf die Palme, wenn er mir ständig neue Aufgaben gibt." (Bos saya membuat saya sangat marah, ketika dia terus memberikan tugas baru kepada saya.) Dalam situasi sehari-hari, kamu bisa merasa frustrasi ketika temanmu tidak tepat waktu.
Dalam hal ini, kamu bisa mengatakan, "Temanku selalu terlambat.
Das bringt mich auf die Palme!" *Pelafalan:* [das bʁɪŋt mɪç aʊ̯f diː ˈpalmə] Contoh Tambahan dalam Bahasa Jerman: 2. "Die ständigen Unterbrechungen bringen mich auf die Palme!" (Gangguan yang terus-menerus membuat saya marah!) Dengan begitu, frasa ini sering digunakan untuk mengekspresikan perasaan ketika seseorang merasa sangat terganggu atau stres akibat tindakan orang lain.