C'est le ton qui fait la musique. Nada yang membuat musik.
"C'est le ton qui fait la musique" adalah ungkapan dalam bahasa Prancis yang berarti "Nada yang membuat musik." (Pelafalan: Se le ton ki fe la myzik).
Ungkapan ini menggambarkan bahwa cara kita mengungkapkan sesuatu (intonasi) lebih penting daripada hanya kata-kata yang kita gunakan.
Dalam konteks komunikasi, intonasi dan nada suara kita dapat mempengaruhi makna dari kalimat yang kita ucapkan.
Misalnya, jika kamu mengatakan "Oh, bagus!" dengan nada ceria, itu menunjukkan bahwa kamu benar-benar senang.
(Pelafalan: O, bagus!).
Namun, jika kamu mengatakan hal yang sama dengan nada datar, orang mungkin berpikir kamu tidak tertarik atau bahkan sinis.
Contoh dalam bahasa Prancis: - "C'est un bon film!" (Pelafalan: Se un bon film!).
Jika diucapkan dengan semangat, orang akan merasa kamu sangat merekomendasikan film itu.
- Namun, jika diucapkan dengan nada sedih atau lelah: "C'est un bon film." (Pelafalan: Se un bon film).
Ini bisa diartikan kamu hanya mengatakannya tanpa merasa antusias.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan intonasi dan nada ketika berbicara, baik dalam bahasa Prancis maupun bahasa lain, agar pesannya sampai dengan jelas.
"C'est le ton qui fait la musique" mengajarkan kita bahwa komunikasi bukan hanya tentang kata-kata, tetapi juga bagaimana kata-kata itu disampaikan.