Mit einem Fuß im Grab Menyiratkan bahwa seseorang sudah tua atau tidak produktif.
“Mit einem Fuß im Grab” adalah ungkapan dalam bahasa Jerman yang berarti "Dengan satu kaki di kubur".
Frasa ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sudah tua atau tidak produktif lagi.
Dalam Bahasa Indonesia, kita bisa menggambarkan seseorang dengan ujaran ini jika mereka dianggap tidak lagi mampu beraktivitas seperti sebelumnya.
Pelafalan: Mit einem Fuß im Grab (mit ainen fuus im grab) Contoh dalam kalimat: - "Mein Opa sagt oft, dass er schon mit einem Fuß im Grab ist." (“Kakek saya sering bilang bahwa dia sudah dengan satu kaki di kubur .
”) - Dalam contoh ini, "Kakek saya" menunjukkan bahwa dia merasa sudah tua dan tidak seperti dulu lagi.
Dalam konteks lain, kita bisa juga mengatakan: - "Wenn jemand nicht mehr arbeitet, könnte man sagen, dass er mit einem Fuß im Grab ist." (“Jika seseorang tidak lagi bekerja, kita bisa bilang bahwa dia dengan satu kaki di kubur .
”) Frasa ini bisa terdengar sedikit kasar jika digunakan dalam situasi formal, jadi penting untuk memperhatikan konteks saat menggunakannya.
Umumnya, ungkapan ini lebih digunakan dalam pembicaraan informal.