2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Mit Geduld und Spucke fängt man eine Fliege. Dengan kesabaran dan keberanian, kita bisa menangkap lalat.

'Mit Geduld und Spucke fängt man eine Fliege' secara harfiah berarti 'Dengan kesabaran dan air liur, kita bisa menangkap lalat.' Ungkapan ini digunakan dalam bahasa Jerman untuk menyampaikan bahwa dengan kesabaran (Geduld) dan sedikit usaha (diibaratkan dengan 'spucke' atau air liur), kita dapat mencapai sesuatu yang mungkin tampak sulit atau tidak mungkin pada awalnya.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat 1. Indonesian: Jika kamu ingin belajar bahasa Jerman, ingatlah, 'Mit Geduld und Spucke fängt man eine Fliege.' German: Wenn du Deutsch lernen möchtest, denk daran, 'Mit Geduld und Spucke fängt man eine Fliege.' Pelafalan: [ven du doich lehr-nen moech-te, denk ah-ran, mit geduld unt shpuke fängt man ine fliege].

2. Indonesian: Proyek ini sulit, tetapi 'Mit Geduld und Spucke fängt man eine Fliege.' German: Dieses Projekt ist schwierig, aber 'Mit Geduld und Spucke fängt man eine Fliege.' Pelafalan: [di-e-ses pro-yekt ist shveer-ig, ah-ber mit geduld unt shpuke fängt man ine fliege].

Penjelasan Ungkapan ini mengajarkan bahwa untuk mencapai tujuan atau mengatasi masalah, kita perlu memiliki kesabaran.

Kadang-kadang, usaha kecil yang konsisten sangat penting.

Misalnya, ketika kita belajar bahasa baru, dibutuhkan waktu dan latihan.

Kesimpulan Jadi, mit Geduld (dengan kesabaran) dan spucke (dan sedikit usaha), kita dapat menciptakan hasil yang baik, sama seperti menangkap lalat yang tidak mudah.

Semoga penjelasan ini membantu dalam proses belajar bahasa Jerman kamu!