Familiengeschichte Sejarah keluarga
Familiengeschichte (sejarah keluarga) adalah bagian penting dari identitas seseorang.
Dalam bahasa Jerman, "Familiengeschichte" mencakup asal-usul dan sejarah nenek moyang kita.
Kita biasanya mencari tahu tentang siapa nenek moyang kita (Urahnen - [uːˈʁaːnən]) dan dari mana mereka berasal.
Contoh sederhana dari keluarga bisa berupa nama keluarga.
Dalam bahasa Jerman, nama keluarga adalah "Familienname" (fa-mi-leen-nah-me - [faˈmiːli̯n̩ˌnaːmə]).
Misalnya, jika nama keluargamu adalah "Wirawan", kamu bisa berkata, "Mein Familienname ist Wirawan." (Mein fa-mi-leen-nah-me ist Wirawan - [maɪn faˈmiːli̯n̩ˌnaːmə ɪst wiˈʁaːvan]) yang berarti "Nama keluarga saya adalah Wirawan." Selain itu, kita juga bisa melihat tradisi yang ada dalam keluarga.
Dalam bahasa Jerman, tradisi disebut "Tradition" (tra-di-tion - [tʁaˈdiːt͡si̯oːn]).
Misalnya, mungkin keluargamu memiliki tradisi untuk berkumpul saat Natal.
Kamu bisa mengungkapkannya dengan, "Meine Familie feiert Weihnachten zusammen." (Mai-ne fa-mi-li-e fai-e-rt Vai-nahchten zu-sam-men - [ˈmaɪ̯nə faˈmiːli̯ə ˈfaɪ̯ɐt ˈvaɪ̯naxtn̩ tsuˈzamən]) yang berarti "Keluarga saya merayakan Natal bersama." Jadi, Familiengeschichte adalah tentang bagaimana kita menghubungkan diri kita dengan gen kita dan nilai-nilai yang diwariskan oleh nenek moyang kita.
Menggali sejarah ini bisa sangat menarik dan memberi kita rasa identitas yang lebih kuat.