Wer im Glashaus sitzt, soll nicht mit Steinen werfen. Siapa yang tinggal di rumah kaca, jangan melempar batu.
"Wer im Glashaus sitzt, soll nicht mit Steinen werfen" adalah ungkapan dalam bahasa Jerman yang artinya "Siapa yang tinggal di rumah kaca, jangan melempar batu." (siapa yang tinggal di rumah kaca, jangan melempar batu).
Ungkapan ini mengandung makna peringatan untuk tidak mengkritik orang lain jika kita sendiri memiliki kelemahan atau kesalahan.
Pelafalan: "Ver im glass haus zits, zoll niht mit shtayn verfen." Contoh penggunaan: Misalnya, jika seseorang selalu mempermasalahkan orang lain karena terlambat, tetapi dirinya sendiri juga sering datang terlambat, maka dia termasuk dalam konteks ungkapan ini.
Dalam bahasa Jerman: "Wenn du immer über andere sprichst, weil sie zu spät kommen, aber selbst oft zu spät bist, dann bist du nicht in der Position, sie zu kritisieren." Pelafalan: "Ven du immer über andere sprikst, vaile zi tsu spät komen, aber zelf oft tsu spät bist, dan bist du niht in der pozition, ze kritisieren." Ungkapan ini mengingatkan kita untuk berhati-hati sebelum menilai orang lain.
Kita sebaiknya introspeksi diri terlebih dahulu sebelum mengeluarkan kritik.
Jadi, intinya adalah, lebih baik tidak menghakimi orang lain jika kita juga memiliki kesalahan yang sama.