Je dois annuler mon rendez-vous pour des raisons personnelles. Tidak masalah, kami bisa menjadwalkan ulang.
D'accord, examinons cette phrase.
1. "Je dois annuler mon rendez-vous" - Cette partie signifie "I have to cancel my appointment".
En Indonesian, cela se traduit par "Saya harus membatalkan janji temu saya." (prononciation : "saya har-us mem-ba-tal-kan jan-jeh te-moo saya").
2. "pour des raisons personnelles." - Cela veut dire "for personal reasons".
En Indonesian, on pourrait dire "karena alasan pribadi." (prononciation : "ka-re-na a-la-san pri-ba-di").
Donc, si nous combinons, cela donnerait : "Saya harus membatalkan janji temu saya karena alasan pribadi." 3. "Tidak masalah," - C'est comme dire "No problem," en Indonesian (prononciation : "ti-dak ma-sah-lah").
Cela montre que la personne qui répond est compréhensive.
4. "kami bisa menjadwalkan ulang." - Cela signifie "we can reschedule".
En French, c'est "nous pouvons reprogrammer".
En Indonesian, c'est dit comme "kami bisa menjadwalkan ulang." (prononciation : "ka-mi bi-sa men-jad-wal-kan u-lang").
Mélangeons ces éléments : "Saya harus membatalkan janji temu saya karena alasan pribadi.
Tidak masalah, kami bisa menjadwalkan ulang." Exemple de conversation : - A : "Saya harus membatalkan janji temu saya karena alasan pribadi." - B : "Tidak masalah, kami bisa menjadwalkan ulang." Cela montre une interaction simple en Indonesian, où quelqu'un informe qu'il doit annuler, et l'autre offre une solution avec compréhension.