2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | Portuguese

Em terra de cego, quem tem um olho é rei Di negeri buta, yang memiliki satu mata adalah raja

"Em terra de cego, quem tem um olho é rei" adalah sebuah peribahasa yang berarti di tempat di mana semua orang tidak mampu melihat (buta), orang yang memiliki sedikit keunggulan (satu mata) akan dianggap sangat berharga atau bahkan berkuasa.

Ini menggambarkan bagaimana dalam situasi di mana semua orang kurang, siapa pun yang memiliki kemampuan lebih sedikit dianggap lebih unggul.

Dalam bahasa Portugal, pelafalan frasa ini adalah: [ẽʁ tɛʁɐ dʒi ˈsɛɡu, kẽ tẽ ũj ˈoɪ̯u ɛ ˈʁej].

Contoh dalam kalimat: - Se você berada di kelompok di mana setiap orang tidak tahu membaca, dan Anda bisa membaca, maka Anda seperti raja.

(Se você está em um grupo onde todos não sabem ler e você sabe ler, então você é como um rei.) Pelafalan kalimat contoh dalam bahasa Portugal adalah: [si voˈse ɛsˈta ẽ ũ ˈgɾupu ˈwãdu̺ ˈtʊduz nãu ˈsabẽ lɛʁ i voˈse ˈsabẽ lɛʁ, ˈɛ̃tɐ̃u voˈse ɛ ˈkũ ʁej].

Hal ini mengingatkan kita bahwa sering kali, memiliki sedikit keunggulan dalam keadaan tertentu bisa membuat kita tampak lebih hebat atau lebih diperhatikan oleh orang lain.

Contoh lain dalam pengaplikasian di kehidupan sehari-hari: - Di sekolah, kalau teman-temanmu semua belum tahu matematika, dan kamu sudah mengerti sedikit, maka kamu bisa membantu mereka dan menjadi "raja" di kelas.

(Na escola, se seus amigos ainda não sabem matemática, e você já entende um pouco, você pode ajudar eles e se tornar o "rei" na sala de aula.) Pelafalan: [na iʃˈkɔlɐ, si ˈseuz aˈmiɡuz aĩˈda nãu ˈsabẽ maˈtʃɛʁikɐ, i voˈse ʒá ɛ̃ˈtẽdʒi ũ ˈpoʊku, voˈse ˈpɔdʒɛ aʊˈdaʁ ˈɛlɪs i si tɔʁ ˈʁej na ˈsalɐ dʒi ˈawla].

Semoga penjelasan ini membantu!