2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Wie man in den Wald hineinruft, so schallt es heraus. Bagaimana kita memanggil ke dalam hutan, begitu suara kembali.

"Wie man in den Wald hineinruft, so schallt es heraus" adalah sebuah peribahasa dalam bahasa Jerman yang berarti "Bagaimana kita memanggil ke dalam hutan, begitu suara kembali".

Dalam peribahasa ini, hutan mewakili lingkungan atau situasi yang kita hadapi, dan panggilan kita menggambarkan tindakan atau perkataan kita.

Penjelasan dalam Bahasa Indonesia dan Jerman: Dalam kehidupan sehari-hari, ini berarti bahwa apa yang kita lakukan kepada orang lain atau bagaimana kita berinteraksi dengan mereka akan menentukan bagaimana mereka merespons kita.

Misalnya, jika kita bersikap baik dan menyapa seseorang dengan ramah, besar kemungkinan mereka akan membalas dengan sikap yang sama.

Contoh: 1. Jika kamu berkata, "Hallo! Wie geht's?" (Halo! Apa kabar?), biasanya orang tersebut akan menjawab kembali dengan "Mir geht's gut, danke!" (Saya baik-baik saja, terima kasih!).

(Pelafalan: "Hallo! Vi geits?") 2. Namun, jika kamu berteriak atau bersikap kasar, bisa jadi mereka akan menjawab dengan ketidaknyamanan atau bahkan mengabaikanmu.

Ini menunjukkan bagaimana tindakan atau perkataan kita, seperti "rufen" (memanggil), akan menggema kembali kepada kita, seperti "schallt es heraus" (suara kembali).

Menggunakan peribahasa ini dalam percakapan dapat membantu kita memahami pentingnya sikap positif dan komunikasi yang baik dalam hubungan kita dengan orang lain.

Intinya, peribahasa ini mengajarkan kita untuk selalu memperlakukan orang lain dengan baik, karena hal itu akan menciptakan reaksi yang serupa dari mereka.