Bräuche neu erfinden Menciptakan kembali tradisi
Bräuche neu erfinden berarti "menciptakan kembali tradisi".
Ini adalah konsep di mana orang mengambil tradisi lama dan memberikan makna baru atau mengubahnya agar sesuai dengan zaman sekarang.
Dalam bahasa Jerman, nyatanya ada banyak contoh di mana orang-orang menciptakan kembali tradisi.
Misalnya, di Jerman, orang merayakan Weihnachten (Natal) dengan cara yang berbeda setiap tahun.
Kita bisa bilang: "Wir feiern Weihnachten mit neuen Bräuchen." (Kami merayakan Natal dengan tradisi baru).
[Vi: fe-we-ren vai-na-kh-ten mit noi-en 'Brau-khen.] Salah satu contoh sederhana adalah tradisi berkumpul di hari Natal.
Dulu, orang hanya berkumpul dengan keluarga mereka, tetapi sekarang banyak orang juga mengundang teman-teman mereka.
Ini bisa kita ungkapkan dalam Bahasa Jerman: "Jetzt laden wir auch Freunde ein." (Sekarang kami juga mengundang teman).
[Yä-tz la-den vi: au-kh 'FRoyn-de 'ain.] Misalnya, kamu bisa menciptakan tradisi baru saat merayakan tahun baru dengan teman-teman.
Mungkin, alih-alih hanya mengadakan pesta, kamu bisa melakukan kegiatan amal atau bertukar hadiah yang unik.
Dalam Jerman, tradisi baru seperti ini bisa disebut: "Wir machen neue Traditionen zu Silvester." (Kami menciptakan tradisi baru pada malam tahun baru).
[Vi: 'ma-khen noi-e Tra-di-tsi-o-nen tsu: Sil-ves-ter.] Dengan menciptakan kembali tradisi, kita dapat menjaga hal-hal yang penting dari masa lalu sambil menyesuaikannya dengan kehidupan modern.
Kita bisa bilang: "Es ist wichtig unsere Traditionen zu bewahren und neu zu gestalten." (Penting untuk menjaga tradisi kita dan menciptakan yang baru).
[Es ist 'vi-cht-ikh 'un-ze-re Tra-di-tsi-o-nen tsu be-VA-ren und noi tsu ge-shta-lten.] Jadi, "Bräuche neu erfinden" memberikan kita kesempatan untuk berinovasi dan merayakan dengan cara yang lebih relevan bagi generasi sekarang.