wegwerfen membuang
'Wegwerfen' dalam bahasa Jerman berarti 'membuang' dalam bahasa Indonesia.
Kata ini berasal dari dua bagian: "weg" (yang berarti 'pergi' atau 'menjauh') dan "werfen" (yang berarti 'melempar').
Jadi, secara harfiah, 'wegwerfen' bisa diartikan sebagai 'melempar jauh'.
Contoh dalam kalimat: 1. Ich möchte den Müll wegwerfen.
(Saya ingin membuang sampah.) Pelafalan: [ikh möhte den mül wehɡ'vɛrfn] 2. Wir müssen alte Sachen wegwerfen.
(Kita harus membuang barang-barang lama.) Pelafalan: [vi:r mʏsən alte zaxən vehɡ'vɛrfn] Penggunaan 'wegwerfen': - Saat kita membersihkan rumah , kita sering menemukan barang-barang yang tidak lagi kita perlukan dan kita perlu 'wegwerfen' mereka.
(Ketika wir unser Haus putzen, menemukan barang-barang.) - Pastikan untuk membuang sampah di tempat yang benar.
(Make sure you wegwerfen the trash in the right place.) Pelafalan: [ˈmeɪk ʃʊr ju̇ ˈvæst ɪn ðə raɪt pleɪs].
Hal yang perlu diperhatikan: Ketika menggunakan 'wegwerfen', penting untuk ingat bahwa kita tidak hanya membuang sampah, tetapi juga bisa membuang benda lain yang tidak kita butuhkan lagi.
Misalnya, buku yang sudah tidak kita baca atau pakaian yang terlalu kecil.
Dengan demikian, 'wegwerfen' adalah aksi yang penting dalam menjaga kebersihan dan keteraturan.