fermare l'emorragia menghentikan pendarahan
Fermare l'emorragia (fer-ma-reh lem-mo-rah-jah) berarti menghentikan pendarahan.
Ini sangat penting ketika seseorang terluka dan mengalami pendarahan yang banyak.
Mari kita lihat beberapa cara dan contohnya.
Pertama, ketika seseorang terluka, kita perlu segera mengecek luka tersebut.
Kita bisa menggunakan kain bersih (un panno pulito) untuk menekan area yang berdarah.
Ini dikenal sebagai "tekanan langsung" (pressione diretta).
Misalnya, jika ada luka di lengan, kita harus menekan luka tersebut dengan kuat agar darah tidak mengalir terlalu banyak.
Kedua, jika pendarahan tidak berhenti dengan tekanan, kita bisa mengangkat (sollevare) bagian yang terluka lebih tinggi dari hati.
Ini dapat membantu mengurangi aliran darah ke area tersebut.
Contoh: "Se il braccio (lengan) sanguina, alzalo sopra il cuore (angkat di atas jantung)".
Ketiga, jika pendarahan tetap berlanjut, kita bisa menggunakan bahan lain, seperti perban (cinghiale) untuk membungkus luka dan menekan lebih kuat.
Namun, sangat penting untuk tidak melepas perban ini untuk mengecek luka, karena bisa membuat pendarahan kembali banyak.
Satu catatan penting: jika pendarahan tidak berhenti, kita harus segera menghubungi bantuan medis (assistenza medica) karena mungkin perlunya perawatan lebih lanjut.
Dengan langkah-langkah ini kita bisa "fermare l'emorragia" (menghentikan pendarahan) dengan lebih efektif.