2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | French

C'est en forgeant qu'on devient forgeron. Dengan mengukir, kita menjadi pandai besi.

"C'est en forgeant qu'on devient forgeron" adalah sebuah pepatah Perancis yang berarti "Dengan mengukir, kita menjadi pandai besi." (C'est en forgeant, k'eon devien forgeron.) Pepatah ini menggambarkan pentingnya proses belajar melalui praktik.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita hanya bisa menjadi ahli atau mahir dalam suatu bidang dengan berlatih dan mengalami langsung.

Misalnya, jika kamu ingin belajar bermain piano, kamu perlu berlatih setiap hari.

(Example: Si tu veux apprendre à jouer du piano, tu dois pratiquer tous les jours.) Jika kamu hanya membaca buku tentang bermain piano tanpa praktik, kamu tidak akan menjadi pemain piano yang baik.

(Tu ne deviendras pas un bon pianiste.) Contoh lain adalah dalam memasak.

(Un autre exemple est dans la cuisine.) Jika kamu ingin menjadi juru masak yang mahir, kamu harus sering memasak dan mencoba berbagai resep.

(Pour devenir un bon cuisinier, tu dois souvent cuisiner et essayer différentes recettes.) Dengan pengalaman tersebut, kamu akan belajar teknik dan rasa yang berbeda.

(Avec cette expérience, tu apprendras différentes techniques et saveurs.) Jadi, inti dari pepatah ini adalah bahwa melalui usaha dan latihan, kita dapat meningkatkan keterampilan kita.

(Alors, le cœur de ce proverbe est qu'à travers l'effort et la pratique, nous pouvons améliorer nos compétences.) Semakin sering kita "forge", semakin baik kita dalam "menjadi pandai besi".

(Plus nous "forgeons", mieux nous devenons "forgerons".)