L'œil du maître engendre les chevaux. Penglihatan pemimpin menghasilkan kuda.
"L'œil du maître engendre les chevaux" adalah ungkapan dalam bahasa Prancis yang berarti "Penglihatan pemimpin menghasilkan kuda." Ungkapan ini menunjukkan bahwa perhatian atau pengawasan dari seorang pemimpin dapat menghasilkan hasil yang baik.
Jika pemimpin memperhatikan sesuatu dengan seksama, maka hal-hal yang dilakukan akan lebih teratur dan efektif.
Pelafalan: [lo-eh dy meh-truh ahn-zhohr lay shev-oh] Contoh dalam kehidupan sehari-hari bisa kita lihat ketika seorang guru mengawasi siswa-siswanya dengan baik.
Ketika guru tersebut memperhatikan setiap siswa, mereka lebih mungkin untuk belajar dengan baik dan mendapatkan nilai yang bagus.
Dalam bahasa Prancis, kita bisa mengatakan, "Un bon professeur fait attention à ses élèves." Pelafalan: [uh bon pro-fe-sseur feh ta(n)-syo(n) a seh ze-le-v] Itu menunjukkan bahwa perhatian dari pemimpin atau guru adalah kunci keberhasilan.
Dalam konteks bisnis, seorang manajer yang selalu memperhatikan timnya akan membantu tim mencapai target dengan lebih baik.
Misalnya, jika seorang manajer berkata, "Je regarde toujours le travail de mon équipe," artinya "Saya selalu memperhatikan pekerjaan tim saya." Pelafalan: [zhuh re-gard too-zhoor luh tra-vai de mon eh-ki(p)] Dengan pemahaman ini, kita tahu bahwa perhatian dan pengawasan dari pemimpin dapat membawa kesuksesan, layaknya ungkapan "l'œil du maître engendre les chevaux." Dan penting untuk diingat bahwa "l'œil" atau penglihatan/ perhatian itu harus selalu ada.