Take over Mengambil alih
Take over (Mengambil alih) adalah frasa yang digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang atau suatu organisasi mengambil kekuasaan, tanggung jawab, atau kendali dari orang lain atau organisasi lain.
Dalam konteks bisnis, istilah ini sering digunakan ketika satu perusahaan membeli atau mengendalikan perusahaan lain.
Pelafalan: teɪk ˈoʊvər (teik oh-ver) Contoh dalam kalimat: 1. The company decided to take over a smaller competitor.
(Perusahaan memutuskan untuk mengambil alih pesaing yang lebih kecil.) Pelafalan: ðə ˈkʌmpəni dɪˈsaɪdɪd tu teɪk ˈoʊvər ə ˈsmɔːlər kəmˈpɛtɪtər.
2. After the negotiation, they agreed to a take over of the local business.
(Setelah negosiasi, mereka setuju untuk mengambil alih bisnis lokal.) Pelafalan: ˈæftər ðə nəˌgoʊʃiˈeɪʃən, ðeɪ əˈɡrid tu ə teɪk ˈoʊvər ʌv ðə ˈloʊkəl ˈbɪznəs.
3. If you take over the project, you will have to manage the team.
(Jika kamu mengambil alih proyek, kamu harus mengelola tim.) Pelafalan: ɪf ju teɪk ˈoʊvər ðə ˈprɒdʒɛkt, ju wɪl hæf tu ˈmænɪdʒ ðə tim.
4. The government's take over of the bank created a lot of changes.
(Pengambilalihan bank oleh pemerintah menciptakan banyak perubahan.) Pelafalan: ðə ˈgʌvərnmənt's teɪk ˈoʊvər ʌv ðə bæŋk kriˈeɪtəd ə lɑt ʌv ˈʧeɪndʒɪz.
Mengambil alih bukan hanya terbatas pada konteks bisnis, tetapi juga bisa terjadi dalam situasi lainnya, seperti politik atau hal-hal lainnya di mana satu pihak mengambil kendali dari pihak lainnya.