Avoir un coup de foudre Jatuh cinta pada pandangan pertama
Avoir un coup de foudre (Jatuh cinta pada pandangan pertama) adalah ungkapan dalam bahasa Prancis yang berarti merasakan cinta yang mendalam terhadap seseorang segera setelah bertemu.
Dalam pemandangan ini, kedua orang itu sering kali merasakan "chemie" yang kuat.
Pelafalan: [a-vwar œ̃ ku də fydʁ] Contoh kalimat: 1. J'ai eu un coup de foudre pour elle.
(Saya jatuh cinta pada pandangan pertama padanya.) - Pelafalan: [ʒe y ø œ̃ ku də fydʁ puʁ ɛl] 2. Quand je l'ai vue pour la première fois, j'ai ressenti un coup de foudre.
(Saat saya melihatnya untuk pertama kali, saya merasakan cinta pada pandangan pertama.) - Pelafalan: [kɑ̃ ʒə lɛ vy puʁ la pʁəmiɛʁ fwa, ʒe ʁəsɑ̃ti œ̃ ku də fydʁ] Konsep ini sering ditemukan dalam film dan buku, di mana pertemuan yang dramatis bisa mengubah hidup seseorang.
Dalam konteks sehari-hari, jika Anda merasakan sesuatu yang kuat ketika bertemu seseorang, mungkin Anda mengalami 'coup de foudre'.
Contoh lain: - Il a eu un coup de foudre quand il a rencontré sa partenaire.
(Dia jatuh cinta pada pandangan pertama saat bertemu pasangannya.) - Pelafalan: [il a y ø œ̃ ku də fydʁ kɑ̃ il a ʁɑ̃kɔ̃tʁe sa paʁtɛnɛʁ] Sederhananya, 'avoir un coup de foudre' adalah perasaan yang sangat khas dan luar biasa ketika cinta muncul tiba-tiba, yang tidak dapat diabaikan.