Not all those who wander are lost . (Tidak semua orang yang mengembara tersesat.)
'Not all those who wander are lost' adalah sebuah kutipan terkenal dari J.
R.
R.
Tolkien.
Dalam Bahasa Indonesia, artinya adalah 'Tidak semua orang yang mengembara tersesat'.
Pelafalan: "Not all those who wander are lost" (nɔt ɔl ðoʊz hu ˈwɑndər ɑr lɒst) Kutipan ini menunjukkan bahwa banyak orang yang menjalani perjalanan atau eksplorasi dalam hidup mereka, tidak selalu berarti mereka tidak tahu tujuan atau arah hidup mereka.
Sebaliknya, mereka mungkin sedang menemukan diri sendiri atau mencari pengalaman baru.
Contoh: Misalnya, seorang pelajar yang memutuskan untuk bepergian ke luar negeri untuk belajar budaya baru.
Meskipun dia tidak memiliki rencana yang jelas, dia dapat belajar banyak hal penting dan mendapat pengalaman yang berharga.
Dalam hal ini, dia "wanders" (mengembara) tetapi tidak "lost" (tersesat), karena dia sedang dalam proses discovery (penemuan) diri.
Pelafalan: "For example, a student who decides to travel abroad to learn new cultures" (fɔr ɪgˈzæmpl, ə ˈstudənt hu dɪˈsaɪdz tu ˈtrævəl əˈbrɔd tu lɜrn nu ˈkʌltʃərz) Dengan kata lain, mengembara tidak selalu negatif.
Kadang, itu adalah bagian dari pencarian makna dalam hidup kita.
Jadi, kita bisa belajar banyak dari pengalaman di luar zona nyaman kita.
Pelafalan: "Wandering can be a part of finding meaning in our lives" (ˈwɑndərɪŋ kæn bi ə pɑrt əv ˈfaɪndɪŋ ˈminɪŋ ɪn aʊər laɪvz)