2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Man erntet, was man sät. Apa yang kita tanam, itu yang kita tuai.

"Man erntet, was man sät" (man ehrn-teht, vas man zet) adalah sebuah pepatah dalam bahasa Jerman yang berarti "Apa yang kita tanam, itu yang kita tuai." Pepatah ini menyatakan bahwa hasil yang kita dapatkan dalam hidup sering kali tergantung pada usaha dan tindakan yang kita lakukan.

Misalnya, jika seseorang bekerja keras (hart arbeiten) dalam studinya, maka dia mungkin akan mendapatkan nilai yang baik (gute Noten) di sekolah.

Di sisi lain, jika seseorang tidak belajar dan malas (faul sein), maka hasil yang didapatkan mungkin tidak memuaskan.

Contoh lain adalah dalam hubungan sosial.

Jika kita bersikap baik dan ramah (freundlich sein) kepada orang lain, maka kita juga akan mendapatkan kebaikan (Güte) kembali dari mereka.

Namun, jika kita bersikap kasar dan egois (egoistisch sein), maka kita mungkin akan merasa kesepian (einsam sein) di kemudian hari.

Jadi, pepatah ini mengingatkan kita untuk memikirkan tindakan kita.

Jika ingin mendapatkan hal yang positif (positiv), kita harus melakukan hal-hal yang baik (gute Dinge) terlebih dahulu.

Intinya, "Man erntet, was man sät" mengajarkan tentang pentingnya usaha dan tindakan dalam kehidupan kita.