2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Wann hast du Zeit für ein Treffen? Kapan Anda punya waktu untuk bertemu?

"Wann hast du Zeit für ein Treffen?" (wahn hast du tsait für ain treffen?) adalah pertanyaan dalam bahasa Jerman yang berarti "Kapan Anda punya waktu untuk bertemu?" dalam bahasa Indonesia.

Mari kita bahas bagian-bagian dari kalimat ini.

1. Wann (wahn) berarti "kapan".

Ini digunakan untuk menanyakan waktu.

- Contoh: "Wann ist deine Geburtstag?" (Kapan ulang tahunmu?) 2. hast (hast) adalah bentuk dari kata kerja "haben" (memiliki), dan di sini berarti "punya".

- Contoh: "Ich habe ein Buch." (Saya punya sebuah buku.) 3. du (doo) berarti "anda" atau "kamu".

Ini adalah bentuk informal.

- Contoh: "Wie geht es dir?" (Bagaimana kabarmu?) 4. Zeit (tsait) berarti "waktu".

Ini merujuk pada waktu yang kita miliki.

- Contoh: "Ich habe keine Zeit." (Saya tidak punya waktu.) 5. für (fueer) berarti "untuk".

Ini menunjukkan tujuan.

- Contoh: "Das Geschenk ist für dich." (Hadiah ini untukmu.) 6. ein Treffen (ain treffen) berarti "pertemuan".

Di sini, "Treffen" adalah kata benda yang artinya pertemuan atau bertemu.

- Contoh: "Wir haben ein Treffen am Freitag." (Kita punya pertemuan pada hari Jumat.) Jadi, jika ingin menanyakan kepada teman ketika mereka bisa bertemu, Anda bisa menggunakan kalimat ini.

Misalnya, Anda ingin bertemu untuk belajar bersama.

Berikut adalah contoh dialog sederhana: A: "Wann hast du Zeit für ein Treffen?" (Kapan kamu punya waktu untuk bertemu?) B: "Ich habe Zeit am Samstag." (Saya punya waktu pada hari Sabtu.) Dengan memahami kalimat ini, Anda dapat mulai berkomunikasi tentang waktu untuk bertemu dalam bahasa Jerman.