2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Ich lerne, weil... Saya belajar karena...

Baik! Mari kita bahas mengenai frasa 'Ich lerne, weil.

.

.' dalam konteks bahasa Jerman dan bagaimana kita bisa menggunakannya dalam kalimat.

'Ich lerne' berarti "Saya belajar." Pelafalan: [ik 'lɛrnə].

Kata 'weil' berarti "karena." Pelafalan: [vaɪl].

Jadi, kita bisa menggabungkan dua bagian ini menjadi 'Ich lerne, weil.

.

.

,' yang berarti "Saya belajar karena.

.

." Berikut adalah struktur kalimatnya: 1. Ich lerne, weil.

.

.

(Saya belajar karena.

.

.) 2. Setelah 'weil,' kita biasanya menjelaskan alasan mengapa kita belajar.

Contoh-contoh untuk memahami lebih baik: 1. Ich lerne, weil ich die Sprache sprechen möchte.

(Saya belajar karena saya ingin berbicara dalam bahasa ini.) Pelafalan: [ik 'lɛrnə, vaɪl ik di 'ʃpraːxə 'ʃprɛçən 'mœçtə] 2. Ich lerne, weil ich in Deutschland leben will.

(Saya belajar karena saya ingin tinggal di Jerman.) Pelafalan: [ik 'lɛrnə, vaɪl ik ɪn 'dɔʏtʃlant 'leːbən vɪl] 3. Ich lerne, weil es interessant ist.

(Saya belajar karena ini menarik.) Pelafalan: [ik 'lɛrnə, vaɪl ɛs ɪnʊʁo 'tɛʁai sʔɪt] Dalam setiap kalimat setelah 'weil,' kita menambahkan alasan mengapa kita melakukan sesuatu.

Juga perhatikan bahwa, setelah 'weil,' struktur kalimat bisa berubah terutama posisi kata kerja yang biasanya berada di akhir kalimat.

Dengan cara ini, kamu bisa mulai berlatih menjelaskan alasan belajar bahasa Jerman dengan menggunakan 'Ich lerne, weil.

.

.' dalam berbagai konteks.

Selamat belajar!