2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | French

Un esprit cultivé est un esprit en paix. Pikiran yang terpelihara adalah pikiran yang damai.

"Un esprit cultivé est un esprit en paix" (uhn eh-spree kool-tee-vay eh uhn eh-spree ahn pay) artinya "Pikiran yang terpelihara adalah pikiran yang damai." Ini menyiratkan bahwa ketika kita mengembangkan pengetahuan dan budaya, kita akan merasa lebih tenang dan damai.

Mempunyai 'esprit cultivé' (eh-spree kool-tee-vay) berarti kita mengeksplorasi berbagai ide, belajar sesuatu yang baru, dan memahami berbagai perspektif.

Contoh mudahnya adalah membaca buku atau belajar bahasa baru.

Misalnya, jika kamu membaca buku cerita dalam bahasa Prancis, kamu tidak hanya menikmati cerita tetapi juga memperluas wawasanmu tentang budaya Prancis.

Ini menjadikan pikiranmu lebih kaya dan membantu meredakan stres atau kecemasan (cela aide à apaiser le stress ou l'anxiété).

Ketika pikiran kita dipenuhi dengan hal-hal positif dan pengetahuan baru, kita cenderung merasa lebih damai.

Jadi, "Un esprit cultivé" bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang kesejahteraan mental.

Akhirnya, menjaga 'esprit' kita (minda kita) dengan menjaga informasi yang baik dan positif adalah kunci untuk merasa tenang.

Seperti pepatah, "Le savoir est la paix" (luh sah-vwar eh lah pay), yang berarti "Pengetahuan adalah kedamaian."