眼见为实,耳听为虚。 Melihat adalah percaya, mendengar belum tentu.
"眼见为实,耳听为虚" (yǎn jiàn wéi shí, ěr tīng wéi xū) adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Tionghoa yang bermakna "Melihat adalah percaya, mendengar belum tentu." Ungkapan ini mengajarkan kita bahwa pengalaman langsung atau bukti nyata lebih dapat diandalkan dibandingkan hanya berdasarkan informasi yang didengar.
Contohnya, jika kamu mendengar temanmu bercerita bahwa ada kucing besar di taman, kamu mungkin merasa ragu.
Namun, jika kamu pergi ke taman dan benar-benar melihat kucing besar tersebut, kamu akan percaya bahwa kucing itu memang ada.
Dalam hal ini, melihat (yǎn jiàn) memberikan kepastian, sementara mendengar (ěr tīng) bisa saja tidak sepenuhnya akurat.
Maka dari itu, dalam berbagai situasi, penting untuk tidak hanya percaya pada apa yang didengar.
Misalnya, jika seseorang memberitahumu tentang berita tertentu, lebih baik mencari tahu sendiri kebenarannya dengan melihat sumber langsungnya.
Intinya, penting untuk mencari bukti visual (yǎn jiàn) dan tidak hanya bergantung pada pendengarannya (ěr tīng).
Dengan cara ini, kita bisa lebih bijaksana dan tidak mudah terpancing oleh desas-desus atau informasi yang mungkin tidak benar.