2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Glaubst du, dass wir uns bald wiedersehen? Apakah kamu pikir kita akan bertemu lagi segera?

Tentu! Mari kita bahas kalimat "Glaubst du, dass wir uns bald wiedersehen?" Dalam Bahasa Jerman: - "Glaubst du" berarti "Apakah kamu percaya" (pelafalan: *'glaubst du*).

- "dass" berarti "bahwa" (pelafalan: *'das*).

- "wir uns" berarti "kita" (pelafalan: *'wir uns*).

- "bald" berarti "segera" (pelafalan: *'balt*).

- "wiedersehen" berarti "bertemu lagi" (pelafalan: *'viderzeyn*).

Jadi, secara keseluruhan, kalimat ini berarti "Apakah kamu pikir kita akan bertemu lagi segera?" Contoh Penggunaan: Misalnya, jika kamu baru saja menghabiskan waktu bersama teman dan kalian tidak tahu kapan bisa bertemu lagi, kamu bisa bertanya, "Glaubst du, dass wir uns bald wiedersehen?" Temanmu bisa menjawab, "Ja, ich hoffe!" yang berarti "Ya, saya berharap!" Penggunaan dalam Kalimat: - "Ich glaube, dass wir uns bald wiedersehen!" (Saya percaya bahwa kita akan bertemu lagi segera!) *pelafalan: 'ikh 'glau-be, dass vir uns balt 'viderzeyn!* Kalimat ini digunakan saat ingin mengekspresikan harapan untuk bertemu kembali dengan seseorang dalam waktu dekat.

Ini sangat umum dalam percakapan sehari-hari ketika berpisah.

Jika kamu ingin memperpanjang percakapan, kamu juga bisa menambahkan: - "Ich freue mich darauf!" (Saya menantikan hal itu!) *pelafalan: 'ikh 'froy-e mikh 'darauf!* Dengan mempelajari kalimat ini, kamu bisa lebih terlibat dalam percakapan dalam bahasa Jerman dengan baik!