Ein Ziel ohne Plan ist nur ein Wunsch. Sebuah tujuan tanpa rencana hanyalah keinginan.
'Ein Ziel ohne Plan ist nur ein Wunsch' berarti "Sebuah tujuan tanpa rencana hanyalah keinginan".
Ini adalah pepatah yang mengingatkan kita bahwa hanya memiliki tujuan saja tidak cukup; kita juga perlu membuat rencana untuk mencapainya.
Contoh : Wenn jemand sagt "Ich möchte ein Buch schreiben" (Saya ingin menulis buku), ini adalah tujuannya.
Namun, jika orang tersebut tidak membuat rencana, seperti menentukan waktu untuk menulis atau membuat kerangka cerita, maka itu hanya menjadi keinginan.
Pelafalan: - "Ein Ziel ohne Plan ist nur ein Wunsch" - [ayn tsil oh-nuh plan ist noor ayn voonsh] - "Ich möchte ein Buch schreiben" - [ikh mer-sh-tuh ayn buukh shry-buhn] Untuk mencapai tujuan kita, sangat penting untuk: 1. Menulis rencana (einen Plan schreiben) - [ay-nen plan shry-buhn].
2. Menetapkan tenggat waktu (Fristen setzen) - [fris-ten zet-sen].
3. Memecah tujuan besar menjadi langkah kecil (große Ziele in kleine Schritte aufteilen) - [gro-se tsil-uh in kly-ne shrit-te auf-tай-len].
Dengan cara ini, tujuan kita bisa lebih realistis dan tercapai.