Éteindre le feu
' Éteindre le feu ' dalam bahasa Indonesia berarti 'memadamkan api'.
Frasa ini digunakan ketika kita berbicara tentang tindakan untuk memadamkan api atau api yang bisa berbahaya.
Sekarang, mari kita lihat beberapa detail lebih lanjut.
Dalam konteks sehari-hari, kita mungkin harus éteindre le feu (eh-tehn-dre luh fuh) ketika ada kebakaran kecil, seperti di dapur.
Misalnya, jika panci di atas kompor terbakar, kita perlu cepat éteindre le feu (eh-tehn-dre luh fuh).
Contoh pemakaian: 1. Il faut éteindre le feu avant que ça dégénère.
(Harus memadamkan api sebelum situasinya semakin parah.) Pelafalan: [eel fo eh-tehn-dre luh fuh a-vahn keh sah deh-zhay-nayr] 2. Utilisez de l'eau pour éteindre le feu.
(Gunakan air untuk memadamkan api.) Pelafalan: [ew-tee-lee-zay duh loh poor eh-tehn-dre luh fuh] Ketika kita ingin memberikan instruksi, kita bisa mengatakan: - Prends un seau d'eau pour éteindre le feu.
(Ambil ember air untuk memadamkan api.) Pelafalan: [prah ehn soh d'oh poor eh-tehn-dre luh fuh] Penting untuk tahu bahwa memadamkan api harus dilakukan dengan hati-hati.
Dalam situasi darurat, kita juga bisa memanggil pompiers, yang berarti 'pemadam kebakaran'.
Jadi, éteindre le feu (eh-tehn-dre luh fuh) adalah frasa penting dalam situasi darurat yang berkaitan dengan kebakaran.