2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | French

Le bonheur n'est pas dans la richesse mais dans ce que l'on mange. Happiness is not in wealth but in what we eat.

Tentu! Mari kita bahas kalimat "Le bonheur n'est pas dans la richesse mais dans ce que l'on mange." yang berarti "Kebahagiaan tidak ada dalam kekayaan, tetapi dalam apa yang kita makan." Penjelasan dalam Bahasa Indonesia dan French: Kalimat ini menyatakan bahwa *kebahagiaan* (le bonheur / lə bɔnœʁ) tidak tergantung pada *kekayaan* (la richesse / la ʁiʃɛs), tetapi pada apa yang kita konsumsi atau nikmati setiap hari, yaitu *makanan* (la nourriture / la nuʁitʁ).

Contoh dalam kehidupan sehari-hari: 1. Makan bersama keluarga : Misalnya, ketika kita duduk dan menikmati *makan malam* (dîner / dine) dengan keluarga, itu bisa menjadi saat yang bahagia.

"Manger avec la famille est important." (Makan bersama keluarga itu penting.) 2. Makanan sederhana : Terkadang, *makanan sederhana* (nourriture simple / nuʁitʁ sĩpl) seperti sup sayuran bisa membuat kita merasa bahagia.

"Une bonne soupe peut apporter du bonheur." (Sup yang enak bisa membawa kebahagiaan.) Pelafalan penting: - Le bonheur (lə bɔnœʁ) - La richesse (la ʁiʃɛs) - Ce que l'on mange (sə kə lɔ̃ mɑ̃ʒ) - Manger (mɑ̃ʒe) Kesimpulan : Jadi, konsep ini mengajarkan kita bahwa kebahagiaan sejati bisa ditemukan dalam hal-hal kecil seperti makanan dan momen yang kita bagi dengan orang-orang terkasih, bukan hanya dalam harta benda.

"Le bonheur peut être trouvé dans les petites choses." (Kebahagiaan bisa ditemukan dalam hal-hal kecil.) Semoga penjelasan ini membantu kamu memahami kalimat tersebut!