Allez où vous êtes célébré, pas où vous êtes toléré. Pergilah ke tempat di mana Anda dirayakan, bukan di mana Anda ditoleransi.
"Allez où vous êtes célébré, pas où vous êtes toléré." (A-leh u vu z-eht seh-leh-bray, pah u vu z-eht tol-e-ray.) adalah ungkapan yang menyarankan agar kita mencari tempat atau lingkungan di mana kita dihargai dan diterima sepenuhnya, bukan hanya ditoleransi.
Untuk memahami ini, mari kita lihat dua konsep: dirayakan (célébré) dan ditoleransi (toléré).
Misalnya, dalam kehidupan sehari-hari, jika Anda berada di sekolah atau tempat kerja di mana teman-teman atau kolega Anda tidak menghargai bakat atau keahlian Anda, maka Anda "ditoleransi." Dalam hal ini, Anda tidak benar-benar merasa diterima dengan hangat.
Namun, jika Anda berpindah ke lingkungan di mana orang-orang mengapresiasi dan merayakan keunikan Anda, Anda akan merasa "dirayakan." Contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari: - Di sekolah, Anda mungkin memiliki teman yang selalu mendukung prestasi Anda dan merayakan keikutsertaan Anda dalam acara, itu adalah lingkungan di mana Anda "dirayakan." (vous êtes célébré).
- Sebaliknya, jika Anda berada di grup yang tidak peduli tentang pencapaian Anda dan hanya menganggap Anda sebagai bagian dari kelompok, di sana Anda "ditoleransi." (vous êtes toléré).
Pesan dari ungkapan ini adalah untuk mendorong kita mencari dan tinggal di tempat-tempat di mana kita merasa dihargai.
Jika kita menemukan komunitas yang mendukung dan merayakan pencapaian kita, tentunya kita akan lebih bahagia dan berkembang.
Jadi, sejauh mana Anda merasa "dirayakan" (célébré) dalam kehidupan Anda? Jika tidak, pertimbangkan untuk mencari tempat lain di mana Anda bisa merasakan dukungan itu.