Na educação, o esforço é o principal ingrediente. Dalam pendidikan, usaha adalah bahan utama.
Penjelasan dalam Bahasa Indonesia dan Portuguese: Frasa "Na educação, o esforço é o principal ingrediente" berarti "Dalam pendidikan, usaha adalah bahan utama." (Dalam bahasa Portugis: /na edukaˈsɐ̃w, u esˈfoʁu ɛ u pɾĩˈsipaw ĩgɾɛˈdʒĩtʃi/).
Pendidikan memang membutuhkan usaha yang konsisten.
Contohnya, jika kamu ingin belajar bahasa baru seperti bahasa Portugis, kamu perlu meluangkan waktu untuk berlatih setiap hari.
Misalnya, "Eu estudo português todos os dias" (Saya belajar bahasa Portugis setiap hari) - /ew isˈtudu puʁtuˈɡez ˈtoduz uʒ ˈdʒiɐs/.
Usaha ini bisa berupa membaca buku, mendengarkan musik, atau berbicara dengan teman yang bisa berbahasa Portugis.
Dalam hal ini, "A prática leva à perfeição" (Latihan membawa kepada kesempurnaan) - /a ˈpɾátʃikɐ ˈlevɐ a peʁfejˈsɐ̃w/.
Misalnya, jika kamu belajar untuk berbicara, kamu mungkin awalnya kesulitan, tetapi dengan usaha yang terus menerus, kamu akan semakin lancar.
"Com o tempo, você vai melhorar" (Dengan waktu, kamu akan memperbaiki diri) - /kõ u ˈtɛ̃pu voˈse vaɪ meʎoˈɾa/.
Jadi, ingatlah bahwa "esforço" (usaha) sangat penting untuk mencapai tujuan dalam pendidikan.
Semakin kamu berusaha, semakin banyak hal yang bisa kamu pelajari dan capai.