stress stres
'Stress' dalam bahasa Prancis berfungsi untuk menekankan suku kata tertentu dalam sebuah kata.
Dalam bahasa Prancis, setiap kata memiliki suku kata yang lebih menonjol, atau disebut 'tendu'.
Contohnya, dalam kata "téléphone" (téléphone - [te-le-fon]), suku kata yang ditekankan adalah "lé." Hal ini berarti saat kamu mengucapkan kata tersebut, kamu harus memberikan penekanan lebih pada suku kata itu.
Di sisi lain, dalam bahasa Indonesia, kita juga memiliki konsep yang sama, meskipun tidak seformal bahasa Prancis.
Misalnya, dalam kata "nama," kita tidak bisa menekankan suku kata mana pun secara spesifik, tetapi kita biasanya mengucapkannya dengan satu nada.
Dalam bahasa Prancis, 'stress' biasanya terletak di suku kata terakhir atau dekat suku kata terakhir dari kata tersebut.
Contoh lainnya adalah kata "pantalon" (pantalon - [pan-ta-lon]), di mana suku kata yang ditekankan adalah "lon." Kamu juga dapat menemukan stress dalam kalimat.
Misalnya, untuk mengatakan "Saya suka musik" dalam bahasa Prancis adalah "J'aime la musique" ([zhem la myu-zi-k]).
Di sini, 'j'aime' memiliki penekanan pada bagian "ai." Berlatihlah dengan kata-kata dan frasa sederhana ini supaya kamu terbiasa dengan pola stress dalam pengucapan.
Semoga ini membantu!