2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Energie kommt von den Dingen, die wir lieben. Energi datang dari hal-hal yang kita cintai.

Energie kommt von den Dingen, die wir lieben.

(Energi datang dari hal-hal yang kita cintai.) Pelafalan: [eˈneʁɡi kɔmt fɔn deːn ˈdɪŋən diː viːɐ̯ ˈliːbn̩] Kalimat ini berarti bahwa kita mendapatkan energi atau semangat dari hal-hal yang kita cintai.

Misalnya, jika kamu suka berolahraga, saat kamu berlari atau bersepeda, kamu merasa lebih berenergi.

Contoh dalam Deutsche: "Wenn ich jogge, fühle ich mich lebendig." (Ketika saya jogging, saya merasa hidup.) Pelafalan: [vɛn ɪç ˈjɔɡə, ˈfyːlən ɪç mɪç leˈbɛndɪç] Di sisi lain, jika Anda menyukai hobi seperti melukis, saat Anda melukis, Anda mungkin merasa sangat bahagia dan terisi energi positif.

Contoh lain dalam German: "Ich male gerne, es gibt mir Kraft." (Saya suka melukis, itu memberi saya energi.) Pelafalan: [ɪç ˈmaːlə ˈɡɛrnə, ɛs ɡɪpt miːr kraft] Dalam konteks kehidupan sehari-hari, kita harus mengenali hal-hal yang kita cintai untuk mendapatkan lebih banyak energi dalam aktivitas kita.

Dengan cinta, kita mendapatkan motivasi untuk melakukan banyak hal.

Jadi, "Energie kommt von den Dingen, die wir lieben" adalah pengingat untuk mengejar apa yang kita cintai agar hidup kita lebih bersemangat dan energik.