The Toraja people have unique funeral rituals. Suku Toraja memiliki ritual pemakaman yang unik.
The Toraja people have unique funeral rituals.
(Deh Toh-ra-ja pipul hif yuni-que fu-neral ri-tju-alz.) Suku Toraja memiliki ritual pemakaman yang unik.
(Soo-koo Toh-ra-ja memi-li-ki ri-tju-al pe-ma-ka-man yang u-nik.) Ritual pemakaman di Toraja sangat penting.
(Ri-tju-al pe-ma-ka-man dee Toh-ra-ja san-gat pen-ting.) The funeral rituals can last for several days.
(Deh fu-neral ri-tju-alz kan last fohr se-ve-ral deys.) Contohnya, dalam ritual ini, mayat tidak langsung dikuburkan.
(Con-tohn-ya, dah-lam ri-tju-al ini, ma-yat ti-dak lan-sung di-ku-bur-kan.) Instead, families keep the body in their home for some time.
(In-stehd, fa-mi-liz kip deh bo-di in thair hohm fohr som taym.) Masyarakat Toraja percaya bahwa menjaga mayat di rumah membuat jiwa tenang.
(Ma-sya-ra-kat Toh-ra-ja per-cha-ya bah-wa men-ja-ga ma-yat di ru-mah mem-bu-at ji-wa te-nang.) The body may be dressed in special clothes, and offerings are made.
(Deh bo-di may bi dressed in spe-shal klo-thes, and of-fer-ings ar mayd.) Pada akhirnya, ada prosesi pemakaman yang besar, dengan banyak tamu.
(Pa-da a-khir-nya, a-da pro-se-si pe-ma-ka-man yang be-sar, den-gan ba-nyak ta-mu.) This ceremonial event is a way to honor the deceased.
(Dis se-re-mo-ni-al e-vent is a way to on-or deh de-seased.) Ritual ini menunjukkan nilai-nilai kekeluargaan dan penghormatan.
(Ri-tju-al ini menun-juk-an ni-lai-ni-lai ke-ke-lu-ar-gaan dan peng-hor-ma-tan.) The Toraja believe that a grand funeral ensures a good afterlife.
(Deh Toh-ra-ja bi-lie-ev that a grand fu-neral en-shur-es a good aft-er-life.)