2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Kann ich das zurückgeben, wenn es mir nicht gefällt? Ya, ada kebijakan pengembalian barang.

Tentu! Mari kita mulai dengan menjelaskan konsep pengembalian barang.

Ketika Anda membeli sesuatu dan Anda tidak menyukainya, Anda mungkin bertanya, "Kann ich das zurückgeben, wenn es mir nicht gefällt?" (ah-n khehn is das tsurükge-bən, ven es mir nikt fehlt?) yang artinya "Bisa kah saya mengembalikannya jika saya tidak suka?" Di banyak toko, ada kebijakan yang memungkinkan Anda untuk mengembalikan barang jika Anda tidak puas.

Misalnya, Anda membeli sebuah baju yang tidak cocok atau tidak sesuai harapan.

Anda bisa bertanya kepada kasir atau melihat tanda kebijakan pengembalian barang di toko.

Dalam bahasa Jerman, Anda bisa mengatakan: "Ja, es gibt eine Rückgaberechts." (ya, es gibt ay-nə rük-gä-bə-raihcs) yang berarti "Ya, ada kebijakan pengembalian barang." Contoh situasi: 1. Anda membeli sepatu.

Setelah mencoba di rumah, Anda merasa tidak nyaman.

Anda bisa berkata, "Kann ich die Schuhe zurückgeben?" (kan ikh di schu-ə-re tsurük-ge-ben?) yang artinya "Bisakah saya mengembalikan sepatu ini?" 2. Jika Anda mendapatkan jawaban positif, Anda bisa konsisten dalam bahasa Jerman, "Das ist gut!" (das is guut!) yang berarti "Itu bagus!" Aturan umum biasanya menyebutkan Anda harus mengembalikan barang dalam kondisi baik, dan dengan struk pembelanjaan.

Anda bisa bertanya lebih lanjut, "Wie lange kann ich es zurückgeben?" (vi langə kan ikh es tsurükge-ben?) yang artinya "Berapa lama saya bisa mengembalikannya?" Dengan pemahaman ini, Anda bisa lebih percaya diri melakukan transaksi di toko.