No tener pelos en la lengua Tidak punya rambut di lidah
No tener pelos en la lengua (No tener pelos en la lengua, pelafalan: "no tenér pelos en la lengwa") adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Spanyol yang berarti seseorang berbicara dengan jujur dan langsung, tanpa menahan kata-kata.
Artinya, orang tersebut tidak ragu untuk mengungkapkan pendapatnya, meskipun bisa jadi itu adalah sesuatu yang bisa saja menyakiti perasaan orang lain.
Dalam bahasa Indonesia, kita bisa mengatakan bahwa orang yang "tidak punya rambut di lidah" adalah orang yang sangat terbuka dalam berkomunikasi.
Mereka tidak takut untuk mengatakan apa yang mereka pikirkan.
Contoh Kalimat: 1. *Ella no tiene pelos en la lengua cuando se trata de dar su opinión.
* (Dia tidak punya rambut di lidah ketika memberikan pendapatnya.) Pelafalan: "Eya no tiene pelos en la lengwa cuando se trata de dar su opinión." 2. *Mi amigo siempre dice lo que piensa, no tiene pelos en la lengua.
* (Teman saya selalu mengatakan apa yang dia pikirkan, dia tidak punya rambut di lidah.) Pelafalan: "Mi amigo siempre dice lo que piensa, no tené pelos en la lengwa." Ungkapan ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat blak-blakan atau yang tidak takut untuk berbicara mengenai hal-hal yang mungkin dianggap sensitif.
Dalam situasi sehari-hari, Anda mungkin akan mendengar ungkapan ini untuk menggambarkan seseorang yang terbuka dalam diskusi.