Kann ich den Termin verschieben? Bisakah saya mengubah janji?
Tentu! Marilah kita belajar tentang ungkapan "Kann ich den Termin verschieben?" yang artinya "Bisakah saya mengubah janji?" dalam bahasa Jerman.
Penjelasan dalam Bahasa Indonesia: Kalimat ini digunakan ketika kamu ingin meminta izin untuk mengubah waktu atau tanggal suatu janji.
Misalnya, jika kamu sudah membuat janji dengan dokter, tetapi tiba-tiba ada sesuatu yang menghalangi, kamu bisa menggunakan ungkapan ini.
Pelafalan: - "Kann ich den Termin verschieben?" (kan ik den ter-min fershie-ben) Contoh: 1. Jika kamu ingin mereschedule janji dengan temanmu.
Kamu bisa berkata, "Kann ich den Termin verschieben? Ich habe einen anderen Termin." (Bisakah saya mengubah janji? Saya memiliki janji lain.) - Pelafalan: "Ich habe einen anderen Termin." (ikh ha-be ai-nen an-der-en ter-min) 2. Jika kamu berbicara dengan sekretaris dokter, kamu bisa bilang, "Kann ich den Termin für nächste Woche verschieben?" (Bisakah saya mengubah janji untuk minggu depan?) - Pelafalan: "Für nächste Woche." (fiir neks-te vo-khe) Dalam situasi sehari-hari, hal ini sangat berguna, terutama saat berkomunikasi tentang pengaturan waktu.
Semoga penjelasan ini membantu!