No hay más ciego que el que no quiere ver Tidak ada yang lebih buta dari orang yang tidak ingin melihat
"No hay más ciego que el que no quiere ver" adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Spanyol yang berarti "Tidak ada yang lebih buta dari orang yang tidak ingin melihat." Ini menunjukkan bahwa terkadang orang tidak mau melihat kebenaran atau kenyataan meskipun itu ada di depan mereka.
Pelafalan : "No ai mahs sih-go keh el keh no kwie-reh vehr".
Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika seseorang tahu bahwa mereka harus menjawab pertanyaan di kelas, tetapi mereka memilih untuk tidak mendengarkan.
Dalam bahasa Spanyol, kita dapat mengatakan: "En la clase, Juan sabe la respuesta, pero no quiere levantar la mano." (Di kelas, Juan tahu jawabannya, tetapi dia tidak ingin mengangkat tangan).
Pelafalan : "En la klas-eh, Hwan sah-beh lah reh-spues-tah, peh-ro no kwie-reh leh-vahn-tar lah mah-no".
Ini bisa terjadi dalam situasi lain juga.
Misalnya, ketika orang melihat masalah dalam hubungan mereka tetapi menolak untuk membahasnya.
Dalam bahasa Spanyol, kita bisa bilang: "María ve que su relación no está bien, pero no quiere hablar de ello." (María melihat bahwa hubungannya tidak baik, tetapi dia tidak ingin membicarakannya).
Pelafalan : "Mah-ree-ah beh keh su reh-lah-syohn no es-tah byen, peh-ro no kwie-reh ah-blar de eh-yo".
Jadi, ungkapan ini mengingatkan kita bahwa terkadang pilihan untuk 'tidak melihat' adalah sebab kita kehilangan kesempatan untuk memahami dan memperbaiki situasi kita.