Every letter sent is a piece of oneself, offered to another.
"Every letter sent is a piece of oneself, offered to another." artinya setiap surat yang dikirimkan adalah bagian dari diri kita yang diberikan kepada orang lain.
Pelafalan: *Ev-ree lett-er sent iz a pees ov wuhn-self, ofer-d to an-oth-er.
* Dalam konteks ini, kita bisa memikirkan surat sebagai cara untuk berbagi perasaan, pikiran, dan pengalaman kita.
Ketika kita menulis surat, kita mencurahkan waktu dan perhatian untuk mengungkapkan apa yang kita rasakan, dan ini adalah cara kita membuka diri kepada orang lain.
Contoh: Jika kamu menulis surat kepada sahabatmu, mungkin kamu berbagi cerita tentang pengalamanmu di sekolah atau tentang perasaanmu terhadap sesuatu.
Dengan menulis surat tersebut, kamu seolah-olah memberikan sedikit dari dirimu kepada sahabatmu.
Pelafalan: *If you write a lett-er to your friend, maybe you share sto-ries about your ex-per-i-ence at school or your feel-ings about some-thing.
By writing that lett-er, you are giving a lit-tle of your-self to your friend.
* Ini menunjukkan bahwa komunikasi melalui surat sangat berarti dan bisa mempererat hubungan kita dengan orang lain.
Sneaky, right? Pelafalan: *This shows that com-mun-i-ca-tion through letter is very mean-ing-ful and can strengthen our re-la-tion-ships with others.
*