Zurückrufen Menghubungi kembali
'Zurückrufen' berarti 'menghubungi kembali' dalam Bahasa Indonesia.
Istilah ini sering digunakan ketika seseorang tidak dapat berbicara dengan seseorang di telepon dan berencana untuk menghubunginya lagi di lain waktu.
Dalam bahasa Jerman, kita bisa mengatakan: „Ich werde Sie zurückrufen.
“ (Ich werde zeeh tsu-rück-ru-fen) yang berarti "Saya akan menghubungi Anda kembali." Ini biasanya diucapkan ketika seseorang sedang sibuk atau tidak bisa langsung menjawab.
Sebagai contoh, jika Anda menerima telepon dan orang tersebut tidak dapat menjelaskan secara lengkap, Anda bisa mengatakan: „Tut mir leid, ich kann jetzt nicht sprechen.
Ich werde Sie später zurückrufen.
“ (Tuut mir laid, ikh kahn yetzt niht shpre-khen.
Ikh werde zeeh shpe-ter tsu-rück-ru-fen.) yang berarti "Maaf, saya tidak bisa berbicara sekarang.
Saya akan menghubungi Anda kembali nanti." Ketika menggunakan 'zurückrufen', penting untuk memastikan bahwa Anda punya waktu di masa mendatang untuk menghubungi orang tersebut lagi.
Ini menunjukkan kesopanan dan perhatian.
Contoh lainnya: - „Kann ich Sie morgen zurückrufen?“ (Kan ikh zeeh morgan tsu-rück-ru-fen?) yang berarti "Bolehkah saya menghubungi Anda kembali besok?" Dengan cara ini, Anda dapat berlatih bahasa Jerman sambil mempelajari cara berkomunikasi dengan baik dalam situasi sehari-hari!