2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | French

Qui sème le vent récolte la tempête. Siapa yang menanam angin, menuai badai.

"Qui sème le vent récolte la tempête" adalah sebuah peribahasa dalam bahasa Prancis yang berarti "Siapa yang menanam angin, menuai badai".

Dalam bahasa Prancis: "Qui sème le vent" (ki sem leh van) berarti "siapa yang menanam angin".

Dan "récolte la tempête" (rekolt la tompet) berarti "menuai badai".

Peribahasa ini mengajarkan kita bahwa jika seseorang melakukan sesuatu yang buruk atau menyebabkan masalah, maka mereka akan menghadapi konsekuensi yang lebih besar di kemudian hari.

Misalnya, jika seseorang sering berbohong (menanam angin), akhirnya orang tersebut akan kehilangan kepercayaan dari teman-temannya (menuai badai).

Contoh: 1. Jika kita tidak menghargai orang lain (sème le vent), kita mungkin akan kehilangan teman (récolte la tempête).

- Dalam Prancis: "Si nous ne respectons pas les autres, nous pourrions perdre des amis." 2. Jika seseorang membuat masalah di sekolah (sème le vent), mereka bisa mendapatkan hukuman yang berat (récolte la tempête).

- Dalam Prancis: "Si quelqu'un crée des problèmes à l'école, il pourrait recevoir une punition sévère." Jadi, peribahasa ini mengingatkan kita untuk berpikir sebelum bertindak, karena setiap tindakan kita dapat berdampak pada diri kita di masa depan.