Loin des yeux, loin du cœur. Jauh di mata, jauh di hati.
"Loin des yeux, loin du cœur" adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Prancis yang berarti "Jauh di mata, jauh di hati".
Ini menyiratkan bahwa ketika seseorang tidak ada di depan kita atau tidak sering kita lihat, kita mungkin akan lupa atau merasa kurang terhubung dengan orang tersebut.
Dalam bahasa Prancis: - Loin des yeux (lwa(n) de zø) berarti "Jauh di mata." - Loin du cœur (lwa(n) dy kœʁ) berarti "Jauh di hati." Contohnya: 1. Misalkan kamu memiliki seorang teman baik yang pindah ke kota lain.
Setelah beberapa bulan, kamu mulai merasa bahwa kamu tidak begitu dekat lagi karena kamu tidak bertemu sering.
Dalam hal ini, kamu bisa merasakan bahwa ungkapan ini berlaku: "Loin des yeux, loin du cœur." (Jauh di mata, jauh di hati.) 2. Alors, jika kamu ingin mengatakan kepada temanmu, "Saya merasa kita tidak dekat lagi," kamu bisa mengungkapkannya dalam bahasa Prancis: "Je sens que nous ne sommes plus proches." (Saya merasa kita tidak dekat lagi.) Penting untuk diingat bahwa mengingat orang yang kita sayangi adalah hal yang sangat penting.
Meskipun mereka jauh secara fisik, kita bisa tetap menjaga hubungan dengan berkomunikasi secara rutin.
Dalam konteks yang lebih positif, kita juga bisa berkata, "Meskipun kamu jauh, saya selalu merindukanmu," dalam bahasa Prancis: "Bien que tu sois loin, je te manque toujours." (Meskipun kamu jauh, saya selalu merindukanmu.) Dengan memahami ungkapan ini, kita dapat sadar bahwa cara kita berinteraksi dengan orang lain juga dapat dipengaruhi oleh seberapa dekat mereka secara fisik dengan kita.