2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | English

Letter writing is a lost art that brings warmth. (Menulis surat adalah seni yang hilang, yang membawa kehangatan.)

Menulis surat (letter writing) adalah cara yang sudah sangat kuno (old-fashioned).

Banyak orang sekarang lebih suka menggunakan pesan singkat (texting) atau email.

Namun, menulis surat memiliki keistimewaan (special quality) yang tidak bisa didapatkan dari cara lain.

Saat kamu menulis surat, kamu menghabiskan waktu lebih banyak untuk merangkai kata-kata.

Ini menunjukkan bahwa kamu peduli (care) terhadap orang yang menerima surat itu.

Ketika seseorang menerima surat, mereka merasakan kehangatan (warmth) yang datang dari usaha kamu untuk menulis.

Misalnya, "I enjoy writing letters to my grandmother" (Aku suka menulis surat untuk nenekku).

Dalam kalimat ini, kamu menunjukkan kasih sayang melalui tulisan.

Pelafalan: - Menulis surat: /mɛ.

nulis su.

rat/ - Seni yang hilang: /sɛ.

ni jaŋ hi.

laŋ/ - Membawa kehangatan: /mɛm.

ba.

wa kɛ.

han.

gatan/ Satu lagi contoh, jika kamu menulis surat untuk temanmu, kamu bisa menulis: "Dear friend, I miss our talks" (Temanku yang terkasih, aku merindukan obrolan kita).

Dengan kata-kata ini, kamu membuat temanmu merasa spesial (special) dan diingat.

Dalam dunia yang serba cepat (fast-paced world) ini, menulis surat membawa kembali kenyamanan (comfort) dan kehangatan dari hubungan yang lebih mendalam (deeper connections) antara orang-orang.

Jadi, meskipun ini mungkin terlihat seperti seni yang hilang, menulis surat tetap membawa banyak makna (meaning) dan benang merah antara hati kita.