A letter may fly but the truth will stay. (Surat dapat terbang, tetapi kebenaran akan tetap.)
A letter may fly but the truth will stay.
(Surat dapat terbang, tetapi kebenaran akan tetap.) Kalimat ini bermaksud bahwa isi dari sebuah surat atau pesan bisa hilang atau tidak diperhatikan, tetapi kebenaran yang terkandung di dalamnya akan tetap ada dan tidak akan pernah lenyap.
Pelafalan: - A letter may fly: /ə ˈlɛtər meɪ flaɪ/ - but the truth will stay: /bʌt ðə truθ wɪl steɪ/ Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Misalnya, seseorang bisa menulis surat kepada teman yang berisi rumor tidak benar tentang orang lain.
(For example, someone can write a letter to a friend that contains false rumors about someone else.) Surat itu bisa saja disebarkan dan dibaca oleh banyak orang, dan mungkin ada yang percaya.
Namun, seiring waktu, kebenaran tentang orang tersebut akan tetap terlihat, meskipun surat itu sudah hilang.
(However, over time, the truth about that person will remain visible, even if the letter is gone.) Jadi, meskipun surat bisa menyebar dengan cepat (fly), kebenaran akan selalu berada di sana (stay) bahkan jika surat itu tidak ada lagi.
Ini mengajarkan kita pentingnya berbicara dan bertindak dengan jujur.
Pelafalan untuk kalimat penting: - Surat itu bisa saja disebarkan dan dibaca oleh banyak orang: /sʊrɑt iːt bɪsæj dɪsɛːsbʌr ɑnd bɪdʒɪt bɪlɑŋ nɑð/ - Kebenaran akan selalu berada di sana: /kə-bə-nəˈran ɑkɑn sɑlʊ dɪ bɪˈrɑdɑ dɪ sɑnɑ/ Dengan demikian, kita harus selalu ingat bahwa kebenaran adalah hal yang lebih penting daripada sekadar kata-kata dalam surat.