Sorry, I didn’t catch that. Maaf, saya tidak menangkap itu.
' Sorry, I didn’t catch that.
' adalah ungkapan yang sering digunakan dalam bahasa Inggris untuk memberi tahu seseorang bahwa kita tidak mengerti atau tidak menangkap apa yang mereka katakan.
Dalam bahasa Indonesia, kita bisa mengatakan ' Maaf, saya tidak menangkap itu.
' Pelafalan: - Sorry, I didn’t catch that.
(sori, ai didn’t kach that) - Maaf, saya tidak menangkap itu.
(ma-af, saya tidak menangkap itu) Contoh Situasi: 1. Dalam Perbincangan: - Temanmu berkata: "I will meet you at the station at 5." - Tapi kamu tidak mendengarnya dengan jelas.
Kamu bisa menjawab: "Sorry, I didn’t catch that.
Can you say it again?" - Dalam Bahasa Indonesia: "Maaf, saya tidak menangkap itu.
Bisa ulangi?" 2. Saat Menggunakan Telepon: - Seseorang di telepon berkata: "The report is due tomorrow." - Jika kualitas suara tidak baik, kamu bisa mengatakan: "Sorry, I didn’t catch that.
What’s due tomorrow?" - Dalam Bahasa Indonesia: "Maaf, saya tidak menangkap itu.
Apa yang perlu diserahkan besok?" Dengan menggunakan ungkapan ini, kita menunjukkan bahwa kita ingin agar orang tersebut mengulang atau menjelaskan lagi.
Ini sangat berguna ketika kita tidak mendengar atau tidak memahami apa yang sedang dikatakan.
Ini juga menunjukkan kesopanan karena kita meminta klarifikasi.
Ingatlah untuk menggunakan ungkapan ini ketika kamu tidak mengerti sesuatu.
Ini adalah cara yang baik untuk berkomunikasi dan menjaga percakapan tetap berjalan.