In der Liebe gibt es kein Zufall, es gibt nur Bestimmung.
"In der Liebe gibt es kein Zufall, es gibt nur Bestimmung." artinya "Dalam cinta tidak ada kebetulan, hanya ada takdir." Frasa ini mengungkapkan keyakinan bahwa pertemuan dan hubungan romantis tidak terjadi secara acak, melainkan sudah ditentukan oleh sesuatu yang lebih besar.
Penjelasan dalam Bahasa Indonesia dan Jerman: Ketika kita berbicara tentang cinta, banyak orang percaya bahwa ada perencanaan dari alam semesta.
Misalnya, jika kamu bertemu seseorang di tempat yang tidak terduga, seperti di kafe (das Café) atau di taman (der Park), itu bukan hanya kebetulan (der Zufall), melainkan mungkin merupakan bagian dari takdirmu (deine Bestimmung).
Contoh: - "Ich habe sie zum ersten Mal im Café getroffen." (Saya bertemu dia untuk pertama kali di kafe.) - "Es fühlte sich so an, als ob es meine Bestimmung war." (Rasanya seperti itu adalah takdir saya.) Pelafalan untuk kalimat penting: - "In der Liebe gibt es kein Zufall" (in der li-be gib es kain tsu-fal) - "es gibt nur Bestimmung." (es gibt nur bes-ti-mung) Hal ini menunjukkan bahwa setiap pertemuan yang kita alami dalam cinta mungkin sudah dicatat dalam takdir kita, membuat cinta menjadi lebih berarti dan penuh harapan.