Sein Wort halten Menepati kata-katanya
Sein Wort halten (Menepati kata-katanya) berarti bahwa seseorang memenuhi janji atau komitmennya.
Ketika seseorang mengatakan "Ich werde kommen" (Saya akan datang), dan dia benar-benar datang, maka dia telah *sein Wort gehalten*.
Pelafalan: [zain vɔʁt ˈhaltən] Dalam konteks sehari-hari, contohnya bisa seperti ini: Misalnya, jika seorang teman berkata, "Ich verspreche, dass ich dir helfe" (Saya janji bahwa saya akan membantumu) dan dia benar-benar membantu, itu artinya dia *hat sein Wort gehalten* (telah menepati kata-katanya).
Pelafalan: [haːt zain vɔʁt ɡeˈhaltən] Sebaliknya, jika seseorang berjanji dan tidak memenuhi janjinya, kita bisa mengatakan "Er hat sein Wort nicht gehalten" (Dia tidak menepati kata-katanya).
Pelafalan: [eːr hat zain vɔʁt nɪçt ɡeˈhaltən] Konsep ini sangat penting dalam budaya Jerman karena menghargai kejujuran dan komitmen.
Jika kamu *sein Wort hält*, orang akan lebih mempercayaimu.
Sederhananya, *sein Wort halten* sama dengan menjaga kepercayaan dan menunjukkan integritas.
Misalnya, "Ich halte mein Wort" (Saya menepati kata-kata saya).
Pelafalan: [ɪç ˈhaltə maɪn vɔʁt] Dengan memahami arti dan pentingnya *sein Wort halten*, kamu bisa lebih menghargai hubungan personal dan profesional dalam konteks Jerman.