Es wird morgen regnen. Besok akan hujan.
Tentu, mari kita bahas kalimat "Es wird morgen regnen" atau dalam Bahasa Indonesia "Besok akan hujan." 1. Es (It) : Dalam kalimat ini, "Es" berarti "itu" atau "ia" dalam Bahasa Indonesia.
Namun, dalam konteks cuaca, "Es" digunakan untuk menggantikan informasi tentang cuaca.
- Pelafalan: [es] 2. wird (will) : Kata "wird" adalah bentuk konjugasi dari kata kerja "werden," yang berarti "akan" dalam Bahasa Indonesia.
Ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang akan terjadi di masa depan.
- Pelafalan: [viːrt] 3. morgen (tomorrow) : Kata "morgen" berarti "besok." Ini menunjukkan waktu di mana peristiwa itu akan terjadi.
- Pelafalan: [ˈmɔʁɡn̩] 4. regnen (to rain) : "regnen" berarti "hujan." Ini adalah bentuk infinitif dari kata kerja yang berarti curah hujan.
- Pelafalan: [ˈʁeːɡnən] Jadi, ketika kita menyatukan semuanya, "Es wird morgen regnen" berarti "Besok akan hujan." Contoh dalam kalimat lain : - "Es wird heute schneien." yang berarti "Hari ini akan turun salju." - Pelafalan: [es viːrt ˈhɔʏtə ˈʃnaɪ̯n] Kamu bisa menggunakan struktur ini untuk membuat kalimat prediksi cuaca lainnya.
Cobalah buat kalimat sendiri dengan mengganti "morgen" atau "regnen" dengan kata lain.
Misalnya, "Es wird morgen sonnig" yang berarti "Besok akan cerah." - Pelafalan: [es viːrt ˈmɔʁɡn̩ ˈzɔnɪɡ] Semoga penjelasan ini membantu kamu belajar Bahasa Jerman!