Celui qui ouvre son cœur, ouvre aussi sa table.
'Celui qui ouvre son cœur, ouvre aussi sa table.' artinya dalam bahasa Indonesia adalah 'Siapa yang membuka hatinya, juga membuka meja makanannya.' Penjelasan Frasa ini mengajarkan tentang pentingnya kedermawanan dan keterbukaan.
Jika seseorang bersedia berbagi perasaan dan kasih sayang, mereka juga akan bersedia berbagi makanan dan tempat.
Ini menunjukkan sikap baik dalam bergaul dan menjalin hubungan dengan orang lain.
Contoh : Misalnya, jika kamu mengundang teman untuk makan malam di rumahmu, itu adalah salah satu cara untuk 'ouvrir ta table' (membuka meja makan) sambil 'ouvrir ton cœur' (membuka hatimu) dengan bersikap ramah dan menyambut.
Pelafalan - 'Celui qui ouvre son cœur' -> [se-lu-i ki uv-r son ker] - 'ouvre aussi sa table' -> [uv-r o-si sa ta-bl] Mengundang orang untuk berbagi makanan dapat menciptakan ikatan yang lebih kuat, dan itu selalu terasa lebih istimewa ketika kita melakukannya dengan tulus.
Jadi, jika kamu mendengar frasa ini, ingatlah bahwa kebaikan dan keterbukaan bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti berbagi makanan.