2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Es gibt einen Sonnenstich. Kena sengatan matahari.

'Es gibt einen Sonnenstich.

Kena sengatan matahari.' adalah kalimat yang menjelaskan tentang kondisi kesehatan akibat paparan matahari yang berlebihan.

Mari kita bahas lebih rinci.

Dalam Bahasa Jerman, "Es gibt" berarti "Ada" (eh-ss gibt).

Jadi, kalimat ini artinya "Ada satu sengatan matahari." Menyebabkan efek buruk pada tubuh, seperti sakit kepala dan pusing.

Contohnya, jika seseorang terlalu lama di bawah sinar matahari tanpa perlindungan, mereka mungkin mengalami 'Sonnenstich' (zonen-štik).

Jika kamu melihat temanmu yang tampak lelah dan mengalami sakit kepala setelah berjemur lama, kamu bisa berkata: "Achtung, du könntest einen Sonnenstich haben!" (Ahtung, du körntest ain-en zonen-štik haben!) yang berarti "Hati-hati, kamu bisa saja terkena sengatan matahari!" Kita juga perlu mengetahui gejala lain dari sengatan matahari.

Dalam kasus 'Kena sengatan matahari' atau 'Sonnenstich' (zonen-štik), beberapa gejala termasuk mual (nausea), pening (dizziness), dan leher yang kaku (stiff neck).

Misalnya, jika kamu mendengar seseorang berkata: "Ich fühle mich schlecht nach dem Sonnenbaden." (ikh fyule mich shleht nakh dehm zonen-baden), itu berarti "Saya merasa buruk setelah berjemur." Penting untuk melindungi diri kita dengan menggunakan tabir surya (Sonnencreme) dan mengenakan topi (Hut) saat beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari 'Sonnenstich'.

Dengan begitu, kita akan tetap sehat dan menikmati waktu kita di bawah sinar matahari.