Las prácticas agrícolas son tradicionales. Praktik pertanian sangat tradisional.
Las prácticas agrícolas son tradicionales.
(Las prák-tik-as a-grí-kolas son tra-di-cio-na-les.) Artinya dalam bahasa Indonesia adalah "Praktik pertanian sangat tradisional." Dalam banyak komunitas di dunia, terutama di negeri-negeri berbudaya agraris, praktik pertanian ini sudah ada sejak lama.
Contohnya, di banyak daerah di Spanyol, para petani masih menggunakan cara-cara yang diwariskan dari generasi ke generasi.
(En mu-chos de-ar-eas en Es-pa-ña, pa-ra pe-ta-ni aún u-tili-zan m-e-todos que han si-do her-e-da-dos de ge-ne-ra-ción a ge-ne-ra-ción.) Praktik tradisional ini seringkali melibatkan teknik seperti crop rotation (rotación de cultivos) (ro-ta-sión de kul-ti-vos), yaitu menanam berbagai jenis tanaman secara bergantian untuk menjaga kesuburan tanah.
Misalnya, setelah menanam padi (arroz) (a-rroz), petani bisa menanam kacang (frijoles) (fri-ho-les) di tahun berikutnya.
Dengan cara ini, la tierra (tanah) (la ti-er-ra) tidak cepat habis nutrisinya dan tetap bisa mendukung pertumbuhan tanaman.
(no se agota rápidamente y puede seguir apoyando el crecimiento de las plantas.) Keberlanjutan metode ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, dan juga untuk mengurangi penggunaan bahan kimia yang berbahaya.
(El uso de productos químicos nocivos se reduce.) Ini sangat baik untuk kesehatan (salud) (sa-lud) lingkungan.
Di zaman sekarang, semakin banyak orang yang kembali mengapresiasi teknik-teknik tradisional ini karena mereka lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
(Mucha gente está volviendo a valorar estas técnicas porque son más amigables con el medio ambiente.)