The mind and body are not separate. What affects one, affects the other. Pikiran dan tubuh tidak terpisah. Apa yang mempengaruhi satu, mempengaruhi yang lain.
"The mind and body are not separate" (dhi maind and badi ar not siparet) berarti pikiran dan tubuh saling terhubung.
Apa pun yang terjadi di pikiran kita, bisa mempengaruhi tubuh kita, dan sebaliknya.
Contoh sederhana adalah saat kita merasa stres (stres) karena pekerjaan (jobjob) yang menumpuk.
Pikiran kita merasa cemas (anxious) dan tubuh kita mungkin merasa tegang (tense) atau sakit kepala (headache).
Ini menunjukkan betapa pentingnya kesehatan mental (mental health) untuk kesehatan fisik (physical health).
Sebaliknya, jika kita berolahraga (exercise) dan merasa lebih baik secara fisik, perasaan bahagia (happy) bisa muncul di pikiran kita.
Jadi, aktivitas fisik seperti berlari (running) bisa meningkatkan suasana hati (mood) kita.
Kesimpulannya, "what affects one, affects the other" (wot afekts wan, afekts di other) mengingatkan kita untuk memperhatikan baik pikiran maupun tubuh.
Keduanya berperan penting dalam kesehatan secara keseluruhan (overall health).