Wer nicht wagt, der nicht gewinnt. Siapa yang tidak berani, tidak akan menang.
'Wer nicht wagt, der nicht gewinnt' adalah sebuah pepatah dalam bahasa Jerman yang berarti 'Siapa yang tidak berani, tidak akan menang' dalam bahasa Indonesia.
Ini menunjukkan pentingnya keberanian dan mengambil risiko dalam hidup.
Pelafalan: [ver niht vaːkt, deːr niht ɡɪnt] Artinya, jika kamu tidak mencoba atau mengambil langkah berani, kamu mungkin tidak akan mendapatkan apa yang kamu inginkan.
Contohnya, jika kamu ingin mendapatkan pekerjaan yang bagus, tetapi kamu ragu untuk melamar karena takut ditolak, maka kamu tidak akan mendapatkan pekerjaan tersebut.
Contoh dalam kalimat: - Jerman: Wenn du nicht versuchst, deinen Traumjob zu bekommen, wirst du niemals wissen, ob du erfolgreich sein kannst.
- Indonesian: Jika kamu tidak mencoba mendapatkan pekerjaan impianmu, kamu tidak akan pernah tahu apakah kamu bisa sukses.
Pelafalan: - Jerman: [vɛn du niht fɛrˈzuːxst, ˈdaɪnən ˈtʁaʊmˌt͡ʃɔp tsu bəˈkɔmən, vɪrst du ˈniːmaːls ˈvɪsən, ɔp du ɛɐ̯ˈfɔlɪç zaɪn kanst.] - Indonesian: [jika kamu tidak mencoba mendapatkan pekerjaan impianmu, kamu tidak akan pernah tahu apakah kamu bisa sukses.] Ketika kita berani mengambil risiko, kita memberi diri kita kesempatan untuk menang dalam hal-hal yang kita inginkan.
Contoh lain: jika seorang siswa takut untuk bertanya kepada guru, dia mungkin tidak akan mengerti materi.
Pelafalan penting: - Berani: [bəˈraːni] - Menang: [məˈnaŋ] Oleh karena itu, penting untuk selalu berani mencoba sesuatu yang baru, karena tanpa keberanian, kamu mungkin akan melewatkan banyak peluang yang bisa membawa kesuksesan.